Nur (Cahaya)

December 20, 2010

CAHAYA

Cahaya merah adalah cahaya yang paling rendah energinya. Dalam pembahasan tentang karakter aura, ia melambangkan ego yang sangat tinggi: pemarah, pendendam dan sulit memaafkan, iri, dengki, sombong, serakah dan cinta dunia berlebihan.

Cahaya jingga-kunig memiliki energi yang lebih tinggi. Auranya menggambarkan ego yang sudah mulai menurun ke arah karaktersosial. Ia orang yang pintar bergaul. Meskipun egonya masih dominan.

Cahaya hijau (cahaya kedermawanan). Seseorang yang memancarkan aura hijau menunjukkan karakter kepedulian pada orang lain. Memiliki rasa empati yang tinggi. Berjiwa sosial. Ego pribadinya semakin rendah, menuju kepada sifat-sifat universal.

Cahaya biru, menggambarkan sifat keilmuan, kejujuran, keadilan dan kontemplasi. Orang yang telah mencapai aura biru biasanya suka melakukan mencarian makna-makna kehidupan sejati.

Cahaya nila dan ungu, mamiliki energi lebih tinggi lagi yang menggambarkan ego semakin rendah. Orang-orang dengan aura ungu adalah orang yang mengabdikan hidupnya untuk kemanusiaan. Ego pribadinya rendah, didominasi oleh ego sosialnya.

Cahaya putih, adalah cahaya yang paling tinggi . inilah aura universal dengan energi tertinggi. Warna putih hanya bisa terjadi jika seluruh warna-warna cahaya melebur jadi satu. Seluruh karakter cahaya bakal hilang musnah berganti dengan cahaya putih yang sama sekali berbeda.

Maka ketika Allah mengatakan: cahaya diatas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang Dia kehendaki, sebenarnya Dia sedang menunjukkan sebuah proses penyatuan kembali seluruh sifat-sifat kemanusiaan menuju sifat-sifat ketuhanan-Nya.

Sebuah alunan tasbih dalam sebuah orkesta yang sangat menggetarkan jiwa……

 

Laa ilaaha illallaah

Tidak ada ‘Tuhan’ selain Allah

……

Laa ilaaha illa huwa

Tidak ada’Tuhan’ salain Dia

…….

Laa ilaaha illa anta

Tidak ada’Tuhan’ salain Engkau

…….

Laa ilaaha illa ana

Tidak ada’Tuhan’ salain Aku

…….

Tidak ada apa-apa diseluruh penjuru jagad raya kecuali Cuma Dia

(Karya Agus Mustofa, Bersatu dengan Allah).

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: